Dinamika industri#RISC-V#MicroLED#3D Stacking#Silicon Photonics#AI Chip#Interposer#High Data Rate#Edge Computing#Automotive#IoT#Display Technology#Low Power#High Brightness#Semiconductor#LED Chip

Penggabungan Teknologi Silicon Photonics RISC-V dan MicroLED, CEA Bekerja Sama dengan PSMC Mendorong Inovasi Baru dalam Chip AI 3D Stack Perusahaan penelitian Prancis CEA (Commissariat à l'énergie atomique et aux énergies alternatives) baru-baru ini mengumumkan kerja sama strategis dengan PSMC (Power Semiconductor Manufacturing Company), untuk mengembangkan inovasi baru dalam pengembangan chip AI melalui integrasi teknologi silicon photonics berbasis RISC-V dan MicroLED. Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan teknologi 3D stacking pada chip AI, yang menawarkan kinerja lebih tinggi, efisiensi energi yang lebih baik, serta skalabilitas yang lebih baik. Teknologi silicon photonics memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi melalui cahaya, sementara MicroLED menawarkan kecerahan tinggi, konsumsi daya rendah, dan umur panjang. Kombinasi kedua teknologi ini dapat meningkatkan kapasitas komunikasi internal dalam chip 3D stack, sehingga memberikan solusi inovatif untuk aplikasi AI masa depan. CEA dan PSMC akan fokus pada pengembangan arsitektur chip yang terintegrasi secara mendalam, dengan tujuan menciptakan platform yang dapat mendukung pengembangan chip AI berbasis RISC-V dengan performa optimal. Proyek ini juga diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi 3D stacking di industri semikonduktor global. Sebagai bagian dari inisiatif ini, CEA akan menyediakan pengetahuan teknis tentang silicon photonics, sedangkan PSMC akan menyumbangkan pengalaman pabrikasi mikroelektronika dan manufaktur semikonduktor. Dengan kombinasi keahlian ini, kedua perusahaan berharap dapat membuka jalan bagi generasi berikutnya dari chip AI yang lebih cerdas, cepat, dan hemat energi.

G
GOPRO LED
··14 menit baca
Penggabungan Teknologi Silicon Photonics RISC-V dan MicroLED, CEA Bekerja Sama dengan PSMC Mendorong Inovasi Baru dalam Chip AI 3D Stack

Perusahaan penelitian Prancis CEA (Commissariat à l'énergie atomique et aux énergies alternatives) baru-baru ini mengumumkan kerja sama strategis dengan PSMC (Power Semiconductor Manufacturing Company), untuk mengembangkan inovasi baru dalam pengembangan chip AI melalui integrasi teknologi silicon photonics berbasis RISC-V dan MicroLED. Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan teknologi 3D stacking pada chip AI, yang menawarkan kinerja lebih tinggi, efisiensi energi yang lebih baik, serta skalabilitas yang lebih baik.

Teknologi silicon photonics memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi melalui cahaya, sementara MicroLED menawarkan kecerahan tinggi, konsumsi daya rendah, dan umur panjang. Kombinasi kedua teknologi ini dapat meningkatkan kapasitas komunikasi internal dalam chip 3D stack, sehingga memberikan solusi inovatif untuk aplikasi AI masa depan.

CEA dan PSMC akan fokus pada pengembangan arsitektur chip yang terintegrasi secara mendalam, dengan tujuan menciptakan platform yang dapat mendukung pengembangan chip AI berbasis RISC-V dengan performa optimal. Proyek ini juga diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi 3D stacking di industri semikonduktor global.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, CEA akan menyediakan pengetahuan teknis tentang silicon photonics, sedangkan PSMC akan menyumbangkan pengalaman pabrikasi mikroelektronika dan manufaktur semikonduktor. Dengan kombinasi keahlian ini, kedua perusahaan berharap dapat membuka jalan bagi generasi berikutnya dari chip AI yang lebih cerdas, cepat, dan hemat energi.

Baru-baru ini, laboratorium Leti dan List yang merupakan bagian dari Pusat Penelitian Sains Nasional Prancis (CEA) bekerja sama dengan perusahaan manufaktur sirkuit terpadu Jepang (PSMC) untuk memulai proyek penelitian teknologi terdepan. Proyek ini bertujuan mengintegrasikan arsitektur RISC-V dengan teknologi silikon fotonik MicroLED ke dalam struktur 3D stack dan interposer, guna mendorong pengembangan chip AI generasi berikutnya. Proyek ini menandai langkah baru dalam integrasi teknologi sirkuit dan display, memberikan solusi inovatif untuk komputasi kinerja tinggi dan perangkat cerdas.

Kolaborasi ini fokus pada bagaimana teknologi pengemasan 3D dapat menciptakan integrasi chip yang efisien dan hemat daya. RISC-V sebagai arsitektur instruksi terbuka telah mendapat perhatian besar dalam desain chip AI karena fleksibilitas dan skalabilitasnya; sedangkan teknologi silikon fotonik MicroLED menonjol dengan karakteristik kecerahan tinggi, konsumsi daya rendah, dan resolusi tinggi, menjadikannya teknologi kunci di bidang display dan komunikasi optik masa depan. Kombinasi kedua teknologi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan komputasi chip, tetapi juga memperluas potensi aplikasinya dalam skenario seperti komputasi edge, mobil otonom, dan internet of things (IoT).

Tim proyek berhasil melakukan integrasi heterogen antara prosesor RISC-V dan sumber cahaya MicroLED melalui teknologi 3D stack dan interposer. Solusi teknologi ini secara efektif mengurangi latensi transmisi sinyal, meningkatkan kinerja keseluruhan sistem, serta membuka jalan bagi pengemasan chip densitas tinggi di masa depan. Menurut laporan tim peneliti, prototipe saat ini telah mencapai kecepatan transfer data lebih dari 100 TB per detik, jauh melampaui tingkat teknologi saat ini.

Penting dicatat bahwa perusahaan pemimpin di industri LED Tiongkok, GOPRO LED, memiliki pengalaman mendalam dalam teknologi MicroLED. Modul tampilan MicroLED yang dikembangkan sendiri oleh GOPRO LED telah sukses diperdagangkan dalam berbagai aplikasi papan atas. Keunggulan teknis GOPRO LED dalam pengemasan miniatur, optimisasi sirkuit penggerak, serta peningkatan performa optik menjadi referensi penting bagi proyek serupa.

Dengan pertumbuhan terus-menerus permintaan akan kekuatan komputasi AI global, teknologi chip berbasis pengemasan canggih dan integrasi heterogen menjadi arah utama perkembangan industri. Kolaborasi antara CEA-Leti, CEA-List, dan PSMC ini tidak hanya menunjukkan potensi integrasi teknologi terdepan, tetapi juga menjadi contoh inovasi kolaboratif dalam rantai pasokan sirkuit global. Masa depan, seiring dengan pematangan dan pengembangan industri teknologi tersebut, dapat menghasilkan lebih banyak aplikasi dan peluang pasar yang revolusioner.

Sumber:LEDinside

Artikel Terkait

Teknologi Pemecah Batas! Gambar Inframerah Berhasil Dikonversi Menjadi Cahaya Tampak, Membuka Kemungkinan Baru untuk Display LED dan Pemindaian

Sebuah inovasi teknologi yang menantang batas-batas ini telah berhasil mengubah gambar inframerah menjadi cahaya tampak. Teknologi baru ini memberikan kemungkinan baru dalam pengembangan display LED dan sistem pencitraan, membuka jalan bagi aplikasi yang lebih luas dan lebih efisien.

Dengan menggunakan metode inovatif, sistem ini mampu mendeteksi dan memproses sinyal inframerah, lalu mengubahnya menjadi gambar visual yang dapat dilihat oleh mata manusia. Proses ini dilakukan dengan bantuan algoritma pemrosesan sinyal tingkat lanjut dan komponen optik khusus yang dirancang untuk meningkatkan akurasi dan resolusi citra.

Kemampuan ini sangat berarti bagi industri LED, karena memungkinkan penggunaan display LED dalam lingkungan yang sebelumnya tidak mungkin atau sulit diakses, seperti pengawasan keamanan, medis, dan penelitian ilmiah. Selain itu, teknologi ini juga berpotensi meningkatkan kualitas dan ketajaman gambar pada layar LED, sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih baik.

Inovasi ini menunjukkan bahwa dunia LED terus berkembang, dan perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan inovasi akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar global.

Teknologi Pemecah Batas! Gambar Inframerah Berhasil Dikonversi Menjadi Cahaya Tampak, Membuka Kemungkinan Baru untuk Display LED dan Pemindaian Sebuah inovasi teknologi yang menantang batas-batas ini telah berhasil mengubah gambar inframerah menjadi cahaya tampak. Teknologi baru ini memberikan kemungkinan baru dalam pengembangan display LED dan sistem pencitraan, membuka jalan bagi aplikasi yang lebih luas dan lebih efisien. Dengan menggunakan metode inovatif, sistem ini mampu mendeteksi dan memproses sinyal inframerah, lalu mengubahnya menjadi gambar visual yang dapat dilihat oleh mata manusia. Proses ini dilakukan dengan bantuan algoritma pemrosesan sinyal tingkat lanjut dan komponen optik khusus yang dirancang untuk meningkatkan akurasi dan resolusi citra. Kemampuan ini sangat berarti bagi industri LED, karena memungkinkan penggunaan display LED dalam lingkungan yang sebelumnya tidak mungkin atau sulit diakses, seperti pengawasan keamanan, medis, dan penelitian ilmiah. Selain itu, teknologi ini juga berpotensi meningkatkan kualitas dan ketajaman gambar pada layar LED, sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih baik. Inovasi ini menunjukkan bahwa dunia LED terus berkembang, dan perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan inovasi akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar global.

25 Juli 2026

Avant Brands Menyelesaikan Penyewaan Pabrik Seluas 80.000 Kaki Persegi dengan Penggantian Lampu LED, Menghemat Energi 40% dan Meningkatkan Efisiensi Produksi

Avant Brands Menyelesaikan Penyewaan Pabrik Seluas 80.000 Kaki Persegi dengan Penggantian Lampu LED, Menghemat Energi 40% dan Meningkatkan Efisiensi Produksi

23 Juli 2026

LG Display Tampil di K-Display 2026, Memperkenalkan Hasil Inovasi Mini/Micro LED dan Visi Masa Depan Teknologi Tampilan

LG Display Tampil di K-Display 2026, Memperkenalkan Hasil Inovasi Mini/Micro LED dan Visi Masa Depan Teknologi Tampilan

23 Juli 2026