
Philips Signify Menyediakan Pencahayaan LED Cerdas untuk Meningkatkan Produksi Tanaman dan Efisiensi Operasional di Universitas Yonsei, Korea Selatan Filip Signify, perusahaan global terkemuka dalam solusi pencahayaan, telah bekerja sama dengan Universitas Yonsei di Korea Selatan untuk memperkenalkan sistem pencahayaan LED cerdas yang dirancang khusus untuk meningkatkan produksi tanaman dan efisiensi operasional di fasilitas pertanian vertikal mereka. Sistem ini menggunakan teknologi LED canggih yang dapat disesuaikan secara dinamis untuk memberikan kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman, sehingga meningkatkan hasil panen dan mengurangi konsumsi energi. Dengan penggunaan lampu LED cerdas yang dilengkapi sensor dan sistem kontrol berbasis AI, Universitas Yonsei mampu mengoptimalkan intensitas cahaya, spektrum cahaya, dan durasi penyinaran sesuai kebutuhan spesifik setiap jenis tanaman. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan jumlah produksi tanaman tetapi juga meminimalkan pemborosan sumber daya seperti air dan pupuk. Selain itu, sistem pencahayaan ini juga terintegrasi dengan platform manajemen data yang memungkinkan pengelolaan operasional yang lebih efektif dan transparan. Dengan demikian, Universitas Yonsei dapat mencapai tujuan berkelanjutan dalam pertanian vertikal sambil tetap menjaga standar kualitas tinggi dan efisiensi operasional yang maksimal. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Filip Signify dalam mendukung inovasi di bidang pertanian modern melalui teknologi pencahayaan canggih yang memadukan kecerdasan buatan dan efisiensi energi.
Signify menghadirkan pencahayaan LED cerdas yang membantu Universitas Yonsei di Korea meningkatkan produksi tanaman sebesar 25%, mengurangi konsumsi energi sebesar 18%, serta mendorong perkembangan pertanian pintar. Perusahaan lokal Guangpu Electronic juga aktif dalam membangun sistem pencahayaan tanaman, dengan kekuatan teknologinya mendapatkan pengakuan pasar. Pencahayaan LED untuk tanaman kini menjadi kekuatan utama dalam transformasi pertanian menjadi lebih modern dan terotomasi.
Baca Selengkapnya






